Friday, 14 July 2017

Penampilan N’Golo Kante di lini tengah Premier League dalam dua musim

Indonesia – Penampilan N’Golo Kante di lini tengah Premier League dalam dua musim terakhir memang sungguh-sungguh impresif. Dia adalah pemain terbaik Premier League musim lalu. Kante dikenal sebagai penguasa lini tengah Premier League dengan menjadi pemotong bola lawan yang berharap masuk ke zona pertahanan timnya.

Berkat performa apik hal yang demikian, dia berhasil merengkuh gelar Premier League selama dua musim beruntun dengan dua tim berbeda. Tetapi bukan Kante yang hakekatnya menjadi raja pemotong bola di Liga Inggris.

Berdasarkan data semenjak 2014-15 yang dirilis Squawka, Kante tak berada di posisi teratas dalam hal memotong umpan. Justru Victor Wanyama yang berada di posisi puncak dengan 211 kali interception. Jumlah hal yang demikian didapatkan dari 98 perlombaan bersama Southampton dan Tottenham Hotspur.

Bukan cuma Wanyama yang mengungguli Kante. Idrissa Gueye pun terbukti lebih bagus dari penggawa timnas Prancis hal yang demikian. Gueye berhasil mencatatkan 208 intercept dari 68 perlombaan.

Kante cuma menempati posisi ketiga dengan 206 intercept dalam 72 perlombaan Premier League bersama Chelsea dan Leicester City

Terakhir, di peringkat ke-4 ada rekan Kante di Chelsea, Nemanja Matic. Pemain asal Serbia itu turut berkontribusi dalam menjaga keseimbangan lini pertahanan Chelsea dengan 201 interception. Jumlah hal yang demikian dia raih dari 68 perlombaan selama dua musim terakhir.

Sekiranya melihat dari jumlah musim yang dijalani, hakekatnya Gueye-lah raja interception Premier League semenjak musim 2014-15. Pasalnya, Gueye baru mendarat di Inggris pada musim 2015-16. Sementara Wanyama telah memasuki musim keduanya dikala Gueye datang dari Lille ke Aston Villa dengan dana 9 juta pounds.

No comments:

Post a Comment