Indonesia – Keberhasilan Chelsea dalam memasarkan pemain-pemainnya dengan harga tinggi tak terlepas dari peran wanita cantik asal Rusia, Marina Granovskaia. Wanita yang termasuk jajaran direktur Chelsea itu yakni negosiator terbaik di Premier League dikala ini. Dia menjadi otak di balik bermacam kesepakatan menguntungkan untuk Chelsea dalam hal jual-beli pemain. Salah satu umpamanya yakni transfer Oscar ke Tiongkok.
Granovskaia sukses membuat Shanghai SIPG mengeluarkan 60 juta untuk mengangkut pemain Brasil itu ke Tiongkok. Meskipun, pada musim terakhirnya bersama The Blues, dia cuma tampil sembilan kali tanpa mencetak satu gol pun. Harga Oscar dikala itu juga ditaksir cuma sebesar 35 juta pounds.
simak juga berita terlengkap di www.beritaboladunia.net
Seperti pula dikala Chelsea memasarkan Ramires ke klub Tiongkok lainnya, Jiangsu Suning. Chelsea menerima dana hampir 30 juta pounds untuk mantan pemain Cruzeiro hal yang demikian. Meskipun, Jiangsu bisa menerima Ramires dengan harga lima juta lebih murah.
Tidak berhenti di situ, pesona wanita cantik asal Rusia hal yang demikian cakap meluluhkan Everton dan PSG. The Toffees dipaksa membayar 35 juta pounds untuk Romelu Lukaku, meskipun Les Parisiens menyerahkan uang 50 juta pounds untuk David Luiz.
Terakhir, pada 1 Juli silam, Chelsea meraup untung besar dikala melepas Nathan Ake dan Asmir Begovic ke Bournemouth. Ake pun menjadi rekor pembelian termahal Bournemouth sepanjang sejarah. Pemain berusia 22 tahun hal yang demikian dilepas dengan harga 20 juta pounds, sementara Begovic dibanderol 10 juta pounds.
Harga Ake terang terlalu tinggi untuk ukuran pemain yang cuma tampil dua kali sepanjang musim tanpa ada gol yang dicetak. Begitupun dengan Begovic yang selalu kemasukan dalam dua pertandingan di musim terakhirnya bersama Chelsea.
Sekarang, kelihaian Granovskaia kembali dinantikan dalam cara kerja transfer Nemanja Matic. Apabila sukses memasarkan gelandang bertahan itu dengan harga di atas 40 juta pounds, tangan kanan Roman Abramovic hal yang demikian akan semakin menegaskan dirinya sebagai ratu perundingan di Premier League.
No comments:
Post a Comment