Indonesia – Desakan mundur dari suporter walhasil membuat Liestiadi melepas jabatannya sebagai pelatih kepala Persipura Jayapura.
Bersama Liestiadi, penampilan Persipura memang cenderung merosot. Mutiara Hitam – julukan Persipura, semestinya dua kali menelan kekalahan beruntun di Liga 1. Termasuk saat dibantai 1-5 di kandang PSM Makassar, sampai puncaknya takluk 0-2 di markas Madura United, Rabu (7/6).
Ketua Biasa Persipura, Benhur Tomi Mano walhasil sore (8/6) tadi memerintahkan Media Officer untuk berdialog dengan pelatih berhubungan evaluasi dan situasi tim. Dikutip Instagram resmi Persipura, manajemen mengumumkan bahwa Liestiadi mengundurkan diri.
“BTM juga mempersembahkan terima kasih atas kerja sama kita dalam 4 bulan ini, semoga kedepan pelatih dapat terus berkarier dengan sukses, dan tak tertutup kemungkinan suatu saat nanti kita akan bekerja sama lagi,” tulis Instagram @persipurapapua1963.
Dengan pengunduran diri itu, Liestiadi menjadi pelatih keenam yang kehilangan pekerjaan di Liga 1. Sebelumnya, terjadi juga kepada Hans Peter-Schaller, Timo Scheunemann, Laurent Hatton, dan Djadjang Nurdjaman.
Status nama terakhir memang masih prematur. Djadjang mengaku sudah mengajukan pengunduran diri, melainkan belum diridhoi manajemen Persib Bandung.
Persipura sendiri sudah dua kali berpisah dengan pelatih dalam persiapan menghadapi Liga 1. Dua hari sebelum kick-off Liga 1, mereka lebih dahulu melepas Angel Alfredo Vera yang membawa tim pemenang Indonesia Soccer Championship 2016.

No comments:
Post a Comment